BPJamsostek Mampang dan KCP Pasar Minggu Bayarkan Klaim Lebih dari Rp400 Miliar selama 2023.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-– BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Jakarta Mampang bersama Kantor Cabang Pembantu Pasar Minggu mencatatkan angka fantastis dalam pembayaran klaim program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) sepanjang 2023.

Tercatat, pembayaran klaim di dua kantor tersebut mencapai lebih dari Rp400 miliar selama setahun

Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Mampang Muhammad Imam Saputra menyebut, pembayaran klaim menjadi bagian konsistensi pihaknya dalam memberi pelayanan prima kepada para peserta

Imam mengatakan pembayaran klaim terbesar periode saat ini yaitu Jaminan Hari Tua atau JHT.

Menurut Imam, peserta mengambil dana JHT masih dominan dari usia produktif.

Baca juga: BPJamsostek Mampang Sosialisasikan Program BPJS Ketenagakerjaan kepada Pegawai Kontrak BP2TL

Beberapa kasus di antaranya karena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pindah pekerjaan.

Imam mengatakan, bagi yang terkena PHK, pihaknya menyarankan untuk kembali mendaftar sebagai peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU).

”Tujuannya agar tetap bisa terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan pada kegiatan baru. Misalnya, kala beralih profesi membuka usaha sendiri setelah terkena PHK,” ungkap Imam di Jakarta, Senin (29/1/2024)

Untuk kepesertaan BPU bisa mulai dari dua program dasar dengan iuran paling terjangkau.

Baca juga: Bersama KemenPanRB, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Manfaat dan Program Jaminan Sosial

Yaitu program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) dengan kewajiban iuran per pulan hanya Rp16.800,-

”Pada kepesertaan BPU itu, juga bisa melengkapi tiga program yaitu plus JHT untuk menabung. Kita tahu sendiri hasil pengembangan atau bunga JHT menjadi favorit bagi para pekerja, karena besarannya selalu lebih unggul dari bunga deposito perbankan,” ungkap Imam.

Menurut Imam, bagi peserta yang pindah kerja pihaknya mengedukasi untuk tidak segera mencairkan saldo JHT-nya. Melainkan menyarankan untuk menggabungkan saldo JHT ke kepesertaan di perusahaan yang baru.

Baca Juga  Polisi Sebut Ibu dan Anak yang Ditemukan Tewas di Cilandak Alami Stroke dan Diabetes

”Karena menyambung JHT ini manfaatnya besar. Misalnya untuk pengembangan saldo JHT langsung berupa akumulasi dengan jumlah iuran dari kepesertaan yang baru. Sehingga hasil pengembangannya tentu lebih besar,” paparnya.

Imam mengatakan, pihaknya memberikan dua model layanan klaim JHT.

Antara lain melalui layanan online seperti dengan Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) serta melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).

”Kami juga memberikan layanan onsite atau datang ke kantor cabang, yaitu biasanya bagi mereka yang tidak familiar dengan layanan online,” cetus Imam.

Berikut rincian pembayaran klaim di Kantor BPJamsostek Mampang dan KCP Pasar Minggu:

  • JKM (BPJAMSOSTEK) Jakarta Mampang : 434 kasus, jumlah pembayaran klaim Rp. 7.742.500.000
  • JKM KCP Pasar Minggu : – 157 kasus, jumlah pembayaran klaim Rp. 3.372.000.000
  • JKK (BPJAMSOSTEK) Jakarta Mampang :  1155 kasus, jumlah pembayaran klaim Rp. 15.224.126.630
  • JKK KCP pasar minggu – 27 kasus, jumlah pembayaran klaim Rp. 1.085.253.350
  • JP (BPJAMSOSTEK) Jakarta Mampang :-5462 kasu, jumlah pembayaran klaim Rp. 6.128.675.460
  • JP KCP pasar minggu : 928 kasus, jumlah pembayaran klaim Rp. 2.404.408.960
  • JHT (BPJAMSOSTEK) Jakarta Mampang : 9543 kasus, jumlah pembayaran klaim Rp. 289.373.499.6100 ,
  • KCP Pasar Minggu:  6151 kasus, jumlah pembayaran klaim Rp. 106.420.701.580



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *