Dibakar Api Cemburu, Pria Tega Celurit Mantan Istri dan Suami Barunya hingga Kritis di Karawang

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG – Dibakar api cemburu, seorang pria di Karawang, Jawa Barat menganiaya mantan istri dan suaminya pakai celurit hingga kondisinya kritis.

Diduga penyebabnya akibat cemburu karena mantan istrinya menikah kembali dengab laki-laki lain.

Kapolsek Kotabaru Iptu Suherlan menjelaskan, kasus penganiayaan sepasang suami istri oleh mantan suami korban terjadi dirumahnya Jalan SMU PGRI Bayur, Kampung Sukamulya, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, pada Senin (29/4/2024) pukul 03.00 WIB.

Akibatnya kedua korban alami luka dan salah satu korban kondisinya kritis.

“Iya benar terjadi kejadian penganiayaan terhadap sepasang suami istri. Akibatnya, inisial I (38) kritis sedangkan istrinya mengalami luka di jari tangan,” kata Suherlan pada Selasa (30/4/2024).

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan yang Bikin Barista Wanita di Setiabudi Babak Belur

Baca juga: Berstatus Sudah Cerai dengan Angger Dimas, Polisi Sebut Laporan Tamara Bukan KDRT Tapi Penganiayaan

Suherlan mengatakan, korban laki-laki dianiaya berat menggunakan senjata tajam celurit hingga akibatkan korban kritis.

Pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara, kemudian mengecek ke Rumah Sakit Siloam, Purwakarta guna mencari identitas pelaku.

“Kita lagi sudah datangi korban guna memintai keterangan para korban dan sejumlah saksi,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, kata Suherlan, diduga motif penganiayaan akibat kecemburuan mantan istri yang sudah menikah lagi.

“Kita sedang mengejar pelaku karena diduga pelaku mantan dari pada suami istrinya,” tutupnya. (MAZ)

 

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com di WhatsApp : di sini



Quoted From Many Source

Baca Juga  Intens Bertemu SBY, Pengamat: Prabowo Ingin Demokrat Tegak Lurus Padanya, Bukan ke Jokowi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *