Eks Penyidik KPK: Shanty Alda Harusnya Kooperatif untuk Bongkar Dugaan Suap Gubernur Maluku Utara

WARTAKOTALIVE.COM, jAKARTA-– Mantan Penyidik KPK, Yudi Purnomo mengatakan Penyidik KPK harusnya melakukan upaya jemput paksa terhadap Direktur PT. SM, Shanty Alda Nathalia terkait kasus dugaan suap yang menyeret Gubernur Maluku Utara non aktif, Abdul Ghani Kasalbi (AGK).

Pasalnya, Shanty telah dua kali mangkir dari pemanggilan sebagai saksi oleh KPK.

“Yang bersangkutan bisa dijemput paksa sesuai hukum acara yang berlaku jika mangkir 2 kali tanpa alasan yang patut,” kata Yudi saat dihubungi wartawan pada Selasa, 27 Februari 2024.

Menurut dia, penyidik KPK harus berani melakukan penjemputan paksa terhadap para saksi yang keterangannya diperlukan apabila mangkir dua kali tanpa alasan yang patut.

Sebab, kata dia, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama dalam hukum atau equality before the law.

Baca juga: Permintaan Maaf 78 Pegawai KPK Pelaku Pungli Dinilai Hanya Teatrikal, Bukan Pertobatan Substansial

“Iya semua sama dimata hukum. Kita tunggu bagaimana sikap tegas KPK,” ujarnya.

Yudi menilai, penyidik KPK sangat membutuhkan keterangan Shanty Alda yang juga sebagai calon Anggota Legislatif pada Pileg 2024 dari PDI Perjuangan ini untuk mengungkap secara terang benderang kasus dugaan suap Abdul Ghani tersebut.

Untuk itu, Yudi berharap Shanty Alda berlaku kooperatif untuk menjalani proses hukum dalam penegakan korupsi.

“Karena kalau dipanggil sampai 2 kali, artinya ada keterangan yang bersangkutan dibutuhkan penyidik dalam menuntaskan kasus ini. Tentu kita berharap yang bersangkutan juga kooperatif, karena pemanggilan yang bersangkutan juga sudah menjadi pemberitaan. Sehingga bisa datang ke Gedung KPK untuk diperiksa,” pungkasnya.

Baca juga: Saksi Dugaan Suap Abdul Gani Dua Kali Mangkir, Pakar Hukum Minta KPK Jangan Takut pada Parpol

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa Direktur PT. Smart Marsindo, Shanty Alda Nathalia kembali mangkir alias tidak hadir memenuhi panggilan sebagai saksi. Sedianya, pemeriksaan Shanty Alda dijadwal ulang pada Selasa, 20 Februari 2024.

Baca Juga  Mengerikan dan Mencekam, Cuplikan Film 'Pemandi Jenazah' yang Dibintangi Aghniny Haque Sudah Dirilis

Shanty tercatat sudah dua kali tidak hadir memenuhi panggilan KPK.

Pertama, Shanty absen panggilan perdananya pada 29 Januari 2024. Kemudian, KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Shanty pada 20 Februari 2024. Namun, lagi-lagi ia tak hadir pada panggilan ulang tersebut.

“Tidak (hadir), akan dipanggil kembali,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi Kamis (22/2/2024).

Rencananya, KPK bakal memanggil kembali Shanty Alda. Sebab, keterangan Shanty Alda dibutuhkan untuk proses penyidikan Abdul Ghani Kasuba.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *