Gibran Berpotensi Pimpin Dewan Kawasan Aglomerasi, PDIP DKI Minta Dipastikan Kelayakannya

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta merespon soal Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka yang berpotensi memimpin Dewan Kawasan Aglomerasi di wilayah Jabodetabek dan Cianjur ketika dilantik menjadi Wakil Presiden RI 2024.

Hal itu sebagaimana Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ), pasal 55 ayat 3 menjelaskan bahwa Wapres akan memimpin Dewan Kawasan Aglomerasi demi mengharmonisasikan kebijakan di daerah-daerah tersebut.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengatakan, untuk pos jabatan penanggung jawab kawasan aglomerasi harus dipastikan kelayakan fungsi jabatannya terlebih dahulu.

Baik tentang fungsi koordinasi pemerintahannya, maupun fungsi operasional pelaksanaan teknis pembangunan kawasan tersebut.

“Tentang ide atau rencana pos jabatan Wapres dapat juga mengkaji lebih dalam lagi termasuk meminta masukan kepada pemerhati kebijakan publik pemerintahan. Apakah Wapres, atau Menko atau Menteri khusus atau fungsi Gubernur Megapolitan yag diperluas ataupun fungsi jabatan lain yang lebih tepat,” kata Rio dari keteranagnnya pada Kamis (14/3/2024).

Baca juga: Prabowo-Gibran Luar Biasa Unggul di 21 Provinsi, Timnas AMIN: Percuma Menang dengan Cara Curang!

Rio mengatakan, apapun pos jabatan yang ditetapkan baik Wapres atau bukan, yang paling penting adalah memantapkan fungsi koordinasi.

Soalnya akan menyangkut tentang faktor kebijakan teritorial maupun faktor kebijakan sektoral.

“Penataan kebijakan pembangunannya harus bersifat strategis jangka panjang dengan kapasitas eksekusinya lebih tajam. Mengkawinkan antara aspek modernisasi dan pemberdayaan kawasan maupun warga kawasan, jgn sampai modernisasinya menjadi momok bagi kebutuhan warga di kawasan,” jelas Rio.

Menurut dia, gagasan tentang kawasan aglomerasi juga pernah mencuat di era Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pada 1997-2007 lalu.

Saat itu Sutiyoso membuat konsep berupa Megapolitan Jabodetabekjur.

“Artinya ada orientasi tentang penataan secara kolektif di kawasan yang dapat saling menunjang kebutuhan satu kota/kabupaten dengan satu kota/kabupaten yang lainnya, baik dalam aspek pemerataan kawasan maupun pertumbuhan kawasan,” ucap anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini.

Baca Juga  Lokasi Samsat Keliling 5 Januari 2024 di Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang

Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka berpotensi memimpin Dewan Kawasan Aglomerasi sebagaimana Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ).

Baca juga: Anies Meragukan Kemampuan Gibran Memimpin Aglomerasi Jabodetabek, Ini Katanya

Dalam pasal 55 ayat 3 dalam RUU itu disebut bahwa Wakil Presiden akan memimpin Dewan Kawasan Aglomerasi yang terdiri dari Jabodetabek dan Cianjur.

Diketahui, paslon Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih memimpin perolehan suara Pilpres versi real count KPU hingga 58 persen.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *