Jelang Debat Capres, Anies Mengaku tak Ada Persiapan Khusus: Mau Istirahat dulu

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Calon presiden nomor urut 01, Anies Baswedan, mengaku tidak melakukan persiapan khusus jelang Debat Kelima Capres-Cawapres 2024 yang akan diselenggarakan pada Minggu (4/1) mendatang.

Menurut Anies, ia hanya ingin beristirahat yang cukup agar kondisinya tetap prima.

Baca juga: Prabowo Subianto Ungkit Soal Nilai 11 dari 100, Yakin Debat Selanjutnya Dinilai Nol: Emang Lu Siapa?

“Persiapan debat, ya baik-baik saja. Mau istirahat cukup untuk besok. Tidak ada yang khusus,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/2/2024).

Lebih lanjut, Anies menjelaskan tidak adanya persiapan khusus itu karena dirinya tidak tahu pertanyaan seperti apa yang bakal diajukan.

Karena itu, ia akan menjawab pertanyaan secara mengalir, di mana pada saat itu pula ia bakal memformulasikan gagasan.

Yang terpenting, kata Anies, dirinya sudah memiliki pengalaman dan gagasan yang bakal diungkapkan dalam debat nanti.

Baca juga: Debat Capres Terakhir, Anies Baswedan Bakal Terapkan Strategi Menyerang

“Ketika masuk ke ruang debat itu ada pengalaman, ada gagasan, ada yang pernah dibicarakan. Itu kan stok yang ada di masing-masing kita,” ujar Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 tersebut.

“Jadi setiap kali muncul pertanyaan, muncul aspek, ya diambil dari apa yang sudah kita miliki. Karena itu tidak bisa dihafalkan, dan memang bukan hafalan,” imbuhnya.

Panelis Debat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tak menganggap masalah Emiritus PM Laksono menjadi salah satu dari 12 panelis debat capres pamungkas pada Minggu (4/2/2024).

PM Laksono yang merupakan guru besar antropologi Universitas Gadjah Mada (UGM) itu merupakan salah satu tokoh Petisi Bulaksumur yang mengkritik keras Presiden Joko Widodo baru-baru ini, termasuk soal pelanggaran etika berat di Mahkamah Konstitusi (MK) yang memuluskan langkah putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi cawapres.

Baca Juga  Tak Mau Dendam, Nirina Zubir Ingin ke Lapas Sambangi Riri Khasmita Bahas soal Sengketa Tanah

“Yang penting orang boleh menggunakan hak kebebasannya, ketika bertugas sebagai panelis yang dibutuhkan adalah pandangan profesionalnya,” ujar Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari kepada wartawan, Jumat (2/2/2024).

“Dan saya meyakini orang yang menjadi panelis adalah orang yang sudah dewasa dalam berpolitik,” imbuhnya.

Hasyim memberi contoh, salah satu panelis debat keempat, yakni Guru Besar Antropologi Hukum UI Sulistyowati Irianto, pada hari ini juga termasuk dalam daftar guru besar UI yang meneken petisi sejenis kepada rezim Jokowi.

“Jadi misalkan panelis diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, tapi tidak bisa mengetahui siapa yang membuat pertanyaan karena itu dibuat secara acak,” ujar Hasyim.

Ia juga menegaskan, pertanyaan itu pun tak bisa dikendalikan diarahkan kepada calon mana.

“Dan (pertanyaan moderator)!digunakan hanya untuk dua segmen yaitu pertama dan kedua,” ujarnya.

“Dan tidak semua pertanyaan muncul, karena dibuat secara acak, dan tidak berpengaruh pada kualitas pertanyaan,” tandas Hasyim.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *