Kakorlantas Polri Sebut Ada Peluang Tersangka Baru dalam Kasus Kecelakaan Maut Bus di Subang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan sebut buka peluang menjerat pihak lain terkait kasus kecelakaan maut bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Jawa Barat.

Meski demikian, Aan menuturkan bahwa hal tersebut berdasarkan terhadap fakta hukum yang ada.

“Bisa saja (tersangka) bertambah, tergantung dari fakta-fakta hukum yang ada,” kata Aan saat jumpa pers di Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2024).

Jenderal bintang dua itu menyebutkan bahwa penyidikan soal kecelakaan maut tersebut nantinya akan mengarah kepada pengusaha terkait.

Termasuk pihak Karoseri atau perusahaan yang membuat bodi hingga kerangka bus kendaraan itu.

“Kami tidak mengarahkan, tapi akan ada fakta hukum yang mengarah kepada para pengusaha, kemudian untuk perubahan bentuk bus tadi itu ada Pasal 270,” terang Aan.

Baca juga: Trauma Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Wali Kota Depok Terbitkan SE Perketat Aturan Study Tour

Baca juga: Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana, Muhadjir Effendy Minta Sekolah Teliti Kondisi Bus dan Sopir

Baca juga: Respons Kecelakaan Subang, Bramantyo Suwondo Minta Kemendikbud Terbitkan Edaran Ketentuan Study Tour

“Nanti akan juga kami terapkan di situ. Karoseri, kemudian juga pengusaha kami terapkan pasal itu. Jadi (tersangka) bisa saja terus bertambah,” jelas Aan.

Aan menuturkan bahwa pihaknya akan mengkaji lebih jauh dengan para ahli terkait dampak dari perubahan bus yang menyebabkan kecelakaan.

“Nanti kami mintai keterangan ahli kalau itu ternyata mengganggu terhadap keseimbangan dan lain-lain,” tutur Aan.

“Sehingga mengakibatkan kecelakaan, itu juga tentu ada pasalnya. Kami terapkan nanti. Jadi semua kami periksa, semua ahli,” jelas Aan.

Diberitakan sebelumnya, setelah melakukan serangkaian pengecekan terhadap bus Putera Fajar, Polres Subang akhirnya menetapkan Sadira, sopir bus itu sebagai tersangka.

Baca Juga  Mila Ayu Dewata Sari Benarkan Veri AFI Diundang OJK Bahas Kasus Pinjol Ilegal

Dalam jumpa pers di aula Polres Subang, Selasa (14/5/2024) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Dirlantas Polda Jabar Kombes Wibowo mengungkapkan, atas kecelakaan maut tersebut pihaknya telah memeriksa 13 saksi termasuk dua saksi ahli.

BERITA VIDEO: Berdalih Akamsi dan Sudah Dapat Izin Toko, 8 Jukir Liar Minimarket Terjaring Operasi Sudinhub Jakbar

https://www.youtube.com/watch?v=OLP8cjuo3Q8

Dari hasil pemeriksaan tersebut, maka Sadira sang sopir bus Putera Fajar ditetapkan menjadi tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut, kita sudah menyimpulkan dan menetapkan satu tersangka, dia adalah Sadira, sopir bus Putera Fajar,” ujarnya.

Menurut Wibowo, dari fakta-fakta tersebut, disimpulkan penyebab utama kecelakaan maut tersebut yang menewaskan sembilan orang pelajar SMK Lingga Kencana Depok, beserta satu orang guru dan satu orang pengendara motor warga Cibogo Subang.

“Penyebab utama kecelakaan maut tersebut karena adanya kegagalan fungsi pada sistem pengereman bus maut tersebut,” jelasnya. (*)

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp:  https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *