Komisi II DPRD Kota Bogor Prihatin Lapak di Pasar Jambu Dua Sepi Peminat, Anita Mongan Bilang Ini

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR – Minimnya lapak yang sudah terisi di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor mendapat sorotan dari Komisi II DPRD Kota Bogor.

Untuk mengetahui kondisi sebenarnya Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Anita Primasari Mongan. Kemudian Wakil Ketua Komisi II, Jatirin serta jajaran anggota Komisi II.

Baca juga: DPRD Kota Bogor Sahkan 2 Perda, Dorong Pemkot Jadikan BisKita Pelopor Transportasi Alternatif

Di antaranya adalah Mardiyanto, Mahpudi Ismail, Ujang Suagandi dan Sopian Ali Agam.

Ternyata saat terjun ke Pasar Jambu Dua, para anggota dewan tersebut mendapatkan kebenaran.

Dari 1.140 lapak yang disediakan, baru sekitar 300 lapak yang terisi.

“Memang benar saat sidak pada Kamis (16/11/2023) Kami temukan memang benar bahwa pedagang yang sudah mendaftar baru 300 orang. Padahal Januari 2024 pasar ini sudah beroperasi,” kata Anita Primasari Mongan, Rabu (22/11/2023).

Baca juga: Tergolong Cepat, DPRD Kota Bogor Bahas Raperda RPPLH 3 Bulan, Ini Kata Anita Primasari Mongan

Menurut Anita, sebagai solusinya adalah Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor dapat mengiklankan agar masyarakat  tahu bahwa lapak di Pasar Jambu Dua masih tersedia.

Kemudian juga memudahkan proses pendaftaran dan pembayaran uang muka.

Hal ini ditujukan agar para pedagang berminat.

Selain itu, para pedagang yang terganjal masalah pendanaan bisa mengisi lapak yang masih kosong.

“Jadi memang kami meminta agar masalah uang muka dibuat sefleksibel mungkin. Disamping itu, Perumda PPJ juga harus bisa memastikan para pedagang yang masuk ke Pasar Jambu Dua nanti terbebas dari PKL,” tandas Anita.

Modern dan Sirkulasi Udara yang Bagus

Anita menjelaskan, Pasar Jambu Dua didesain modern. Hal ini ditujukan untuk memberi kenyamanan kepada pedagang dan pembeli atau konsumen.

Baca Juga  Hardiknas 2024, Dinas Pendidikan Tangsel akan Tingkatkan Kualitas dan Akses untuk Warga



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *