Pemkot Tangsel Siapkan Santunan Rp 4 Juta untuk Petugas Pemilu yang Gugur dalam Tugas

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL – Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan berupa santunan kepada petugas ad hoc pemilu yang gugur dalam tugas.

Program bantuan santuan kematian disebut oleh Benyamin telah ada sejak dua tahun lalu.

Baca juga: Gaungkan Pemilu Damai, Relawan Sakti Door to Door Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan menyiapkan santunan kecelakaan kerja dan kematian sebesar Rp4 juta.

Nilai itu pula yang diberikan kepada pekerja rentan dan petugas ad hoc penyelenggara pemilu yang berstatus warga Tangsel.

“Jadi yang Rp 4 juta itu dibayarkan untuk premi BPJS Ketenagakerjaan,” kata Benyamin kepada awak media baru-baru ini.

Baca juga: KPU RI Siapkan Petunjuk Teknis Terkait Santunan bagi Petugas Pemilu 2024 yang Alami Kecelakaan Kerja

Santunan kematian tersebut kemudian dikonversi menjadi BPJS ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, di dalamnya yakni para pegawai ad hoc pemilu, seperti petugas KPPS, PPK, PPS dan pengawas lainnya.

Kata Benyamin, mereka akan koordinasi dengan KPU dan BPJS Ketenagakerjaan terkait mekanisme pemberian santunan.

“Mekanismenya pemberian seperti apa, saya akan berkoordinasi dengan KPU dan BPJS ketenagakerjaan. Dengan masuknya BPJS Ketenagakerjaan, jadi dua santunan, kecelakaan kerja dan asuransi kematian,” ucapnya.

Ia juga menerangkan, bahwa santunan tersebut tidak hanya diberikan saat proses pemilihan presiden namun juga hingga pemilihan kepala daerah.

BPJS Ketenagakerjaan akan mengkover hal tersebut.

“Petugas ad hoc bukan hanya Pileg dan Pilpres, maupun Pilkada kita cover BPJS Ketenagakerjaan. Karena ini programnya untuk disiapkan setahun,” tutupnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  5 masjid terbesar di kota Tangerang terupdate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *