Pengamat Politik Minta Bawaslu DKI Segera Proses Dugaan Pelanggaran Pemilu Fahira Idris

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Seribu sudah memeriksa Caleg DPD DKI Fahira Idris atas dugaan pelanggaran menggunakan fasilitas Kapal Dinas Perhubungan untuk keperluan kampanye.

Meski sudah dilakukan pemeriksaan, tapi Bawaslu DKI masih menunggu hasil pemeriksaan Fahira Idris dari Bawaslu Kepulauan Seribu.

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza mengatakan, Bawaslu Kepulauan Seribu dan DKI Jakarta harus segera memproses dugaan pelanggaran Fahira Idris.

Namun, Efriza meminta dalam memproses dugaan pelanggaran tersebut harus secara objektif.

Sehingga, publik mengetahui Fahira Idris menggunakan fasilitas negara atau tidak saat kampanye di Kepulauan Seribu.

Baca juga: Soal Dugaan Pelanggaran Pemilu Fahira Idris, Bawaslu DKI Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan Bawaslu

“Maka pelanggaran yang masih bisa dikategorikan hal biasa atau yang sudah besar, itu harus ada keberanian dari Bawaslu, tidak boleh sekedar menunggu dari aduan masyarakat tapi merespon dan cari bukti,” kata Efriza kepada Warta Kota, Senin (19/2/2024).

Meski sudah masuk ke dalam penghitungan suara Pemilu 2024, tapi Efriza meminta Bawaslu Kepulauan Seribu maupun DKI tidak boleh berdiam diri.

Bawaslu yang menangani perkara dugaan pelanggaran Fahira Idris harus berdiri sendiri atas temuan di wilayahnya.

Efriza mengaku, jika ini dibiarkan begitu saja, maka masyarakat akan menilai penggunaan fasilitas negara dianggap hal wajar oleh para Caleg di Pemilu.

“Yang lebih mengkhawatirkan itu adalah DPD RI ini kan tidak pernah muncul dipermukaan, artinya pelanggaran Pemilu lebih besar terjadi di lapangan,” tegasnya.

Efriza menambahkan, apabila ada pembiaran maka menimbulkan kesan pengawasannya diistimewakan oleh Bawaslu.

Baca juga: Fahira Idris Enggan Jawab Soal Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024 Pakai Kapal Cepat Dishub

Ia pun meminta agar seluruh Bawaslu untuk memberikan sanksi dan hukuman kepada Caleg di DPD, DPR, DPRD yang melanggar Pemilu.

Baca Juga  Maruarar Sirait dan Aktivis Beri Penghargaan Akbar Tandjung, Dianggap Berjasa pada Generasi Muda

“Ini kalau tidak diproses bakal ada pengabaian, ini menunjukan ada kedudukan yang tidak sama dalam melihat pelanggaran dan tidak baik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Calon Legislatif (Caleg) DPD DKI Fahira Idris sempat dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Seribu atas dugaan pelanggaran Pemilu 2024.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *