Program KPR untuk Semua, Pakar: Optimis, Anies Punya Rekam Jejak di Jakarta

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pakar yang juga pengamat perkotaan Marco Kusumawijaya mengaku optimis dengan program kerja Capres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan terkait dengan program KPR untuk Semua.

“Harus (optimis), karena rumah adalah HAM. Amanat UUD dan berbagai UU, dan sudah ada berbagai instrumen, termasuk TAPERA (Tabungan Perumahan Rakyat). Tinggal dijalankan dengan perbaikan dan ditambah hal hal baru, misalnya: terbuka untuk kelompok, dan pemanfaatan tanah pemerintah dan tanah negara bebas,” kata Marco pada Sabtu (11/11/2023).

Ia menambahkan, Anies memiliki rekam jejak di Jakarta, dengan metode kerja dan kemauan politik atas dasar HAM.

Karena itu, ia yakin program ini bisa terwujud di level nasional.

“Anies punya rekam jejak di Jakarta, metode kerja dan political will atas dasar HAM yang harus itu. Pentahapan yang jelas. Jadi, ya, bisa terwujud di level nasional! Masyarakat harus rajin mengingatkan dan menuntut saja. Kan janji harus ditagih,” katanya.

Sebelumnya Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan berkomitmen menjadikan persoalan perumahan rakyat sebagai agenda strategis nasional, saat menjadi narasumber dalam Talkshow bersama Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Jumat (10/11/2023).

Nantinya persoalan perumahan rakyat akan menjadi bagian dari tugas penting yang dikerjakan badan atau kementerian yang menangani bidang perkotaan. Bagi Anies rumah merupakan hak asasi manusia yang harus dipenuhi oleh negara.

Marco menambahkan, salah satu cara penting mempercepat penyediaan rumah adalah mempermudah KPR untuk semua golongan, di desa maupun kota. 

“Ada kekurangan besar sekali yang harus dikejar. KPR juga harus dapat diakses bukan hanya oleh/untuk keluarga perseorangan, tetapi harusnya juga oleh/untuk kelompok (perhimpunan, koperasi, dan lain-lain),” tuturnya.

Baca Juga  Antusiasme Publik Tinggi, Anies Optimis Raih 70 Persen Suara di Banten

Selain itu, lanjut dia, KPR juga dapat diakses oleh pihak yang ingin membangun sendiri, bukan membeli melalui pengembang, baik secara perseorangan maupun secara berkelompok.

Langkah Anies Atasi Persoalan Perumahan 

Anies Baswedan menyampaikan langkah dan strategi mengatasi persoalan perumahan di tanah air, seperti backlog, pendanaan, insentif pengembang, dan lainnya dalam acara dalam Talkshow Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Jumat (10/11/2023).

Anies menjelaskan bahwa sektor perumahan melibatkan berbagai sektor utama melalui kebijakan moneter dan fiskal.

Kebijakan moneter berpengaruh terhadap suku bunga bank dan kebijakan fiskal melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) terkait dengan insentif.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *