Rawan Tidak Lolos ke Senayan, Sandiaga Uno Minta Kader PPP Kawal Perolehan Suara

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG — Ketua Badan Pemenangan Pemilu atau Bappilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku masih menanti hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal tersebut disampaikan Sandiago Uno, menyikapi sinyal bagi partainya untuk merapat ke kubu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Saya rasa cukup pernyataan tentang itu. Mari kita menunggu dan menghormati proses yang sedang dilaksanakan KPU terlebih dahulu, jadi jangan terburu-buru,” ujar Sandiaga¬†Uno kepada Wartakotalive.com di Hotel Novotel Tangerang, Kamis (29/2/2024).

Kemudian Sandiaga meminta, agar masyarakat jangan terburu-buru untuk berspekulasi ataupun menyimpulkan akan langkah yang diambil oleh partai berlambang Ka’bah tersebut.

Sebab ia menilai situasi masyarakat saat ini tengah mengalami kesulitan akibat melambungnya harga bahan pangan menjelang bulan Ramadan 2024.

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut PPP Biasa Dukung Penguasa, Hak Angket Bakal Layu Sebelum Berkembang?

Oleh karena itu ia pun meminta agar masyarakat dapat menciptakan suasana politik yang kondusif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sekarang kita harus ciptakan suasana yang kondusif, karena kita ingin menarik investasi akibat adanya perlambatan ekonomi dunia, ada situasi geopolitik, ada tantangan buat masyarakat dengan biaya hidup yang tinggi menyusul harga-harga komoditi pokok sempat meningkat,” kata dia.

“Kita ini sedang menyiapkan sebuah transisi, supaya kita bisa meneruskan dan mempercepat capaian-capaian apa yang sudah diraih selama 10 tahun terakhir,” sambungnya.

Sandi mengaku, saat ini ia tengah fokus menjaga perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan agar mencapai 4 persen, sehingga dapat menempatkan kadernya di Senayan.

Ia pun memastikan, belum melakukan pembicaraan apapun terhadap partai manapun pasca kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Saya sedang menjaga agar raihan suara PPP di Pemilu 2024 dan juga sampai saat ini saya tidak ada koordinasi sama sekali dengan partai lain, dan juga tidak ada pembicaraan dengan pemenang versi perhitungan cepat,” tuturnya.

Baca Juga  VIDEO Tiga Pengedar Jaringan Internasional Senilai Rp 25 Miliar Dibekuk Polisi

Baca juga: PSI Yakin Lolos DPR RI, PPP Harap-harap Cemas, Ini Hasil Quick Count Parpol Versi Litbang Kompas

Menurut Sandi, keputusan akan bergabung atau tidaknya PPP ke dalam jajaran pemerintahan baru nanti akan disampaikan oleh pimpinan partai.

Nantinya, Partai Persatuan Pembangunan akan menempuh sejumlah tahapan apabila Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres 2024 dan membuka jalan untuk berkoalisi.

“Hak nanti untuk menjadi bagian dari pemerintah atau tidak, tentunya ada di pemerintahan terpilih nanti,” ucapnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *