Rektor Nonaktif UP Menjalani Pemeriksaan Visum et Repertum Psikiatrikum di RS Polri

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI – Rektor nonaktif Universitas Pancasila (UP) berinisial ETH (73) menjalani pemeriksaan Visum et Repertum Psikiatrikum di Rumah Sakit (RS) Polri, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kala itu ETH didampingi kuasa hukumnya, Faizal Hafied pada Jumat (22/3/2024) sekira pukul 09.00 WIB. 

Setelah mendatangi tahapan awal ruangan Sentral Visum dilanjut Medikolegal, ETH dan Faizal menuju ke Poli Jiwa.

“Saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung. Mohon doanya agar berlangsung lancar,” kata Faizal, Jumat (22/3/2024).

Faizal menurutkan tidak ada persiapan khusus terhadap clientnya itu sebelum melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Kubu Rektor UP Nonaktif Edie Toet Pastikan Bakal Lakukan Upaya Hukum soal Kasus Pelecehan Seksual

Baca juga: Lempar Senyuman, Rektor UP Nonaktif Penuhi Panggilan Polda Metro soal Dugaan Pelecehan ke Stafnya

Hanya saja ia menganjurkan untuk beristirahat yang cukup.

“Paling dianjurkan untuk Istirahat yang cukup agar beliau fit dan mampu menjawab seluruh pertanyaan dan komunikasi yang baik dengan dokter,” lugasnya.

Sebagai informasi, ETH menjalani pemeriksaan Visum et Psikiatrikum berdasarkan dua laporan polisi terkait dugaan pelecehan seksual, yakni pelapor berinisial RZ dengan LP NO: LP/B/193/I/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA dan pelapor berinisial DF dengan ⁠LP NO: LP/B/36/I/2024/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Sementara Visum et Repertum Psikiatrikum merupakan keterangan dokter spesialis kedokteran jiwa yang berbentuk surat untuk kebutuhan pemeriksaan kesehatan jiwa pada seseorang di fasilitas pelayanan kesehatan untuk kepentingan penegakan hukum.

Penjelasan mengenai Visum et Repertum Psikiatrikum itu juga berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 77 Tahun 2015 tentang Pedoman Pemeriksaan Kesehatan Jiwa Untuk Kepentingan Penegakan Hukum. (m37)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Bawa Pesan Keadilan dan Kesetaraan, Pengusaha Dukung Anies-Gus Imin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *