Terbaru, Hakim Konstitusi Anwar Usman Dinyatakan Kembali Melanggar Kode Etik

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Anwar Usman Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) kembali melanggar kode etik dan perilaku hakim.

Untuk kedua kalinya Anwar Usman dinyatakan melanggar kode etik oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).

Ketua MKMK I Dewa Gede Palguna mengatakan, Anwar Usman terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim konstitusi.

Tepatnya kode etik yang tertuang dalam prinsip Kepantasan dan Kesopanan butir penerapan angka 1 (satu) dan angka 2 (dua) Sapta Karsa Hutama.

“Amar putusan, Hakim Terlapor terbukti melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik dan Perilaku Hakim Konstitusi sebagaimana tertuang dalam prinsip Kepantasan dan Kesopanan butir penerapan angka 1 (satu) dan angka 2 (dua) Sapta Karsa Hutama,” kata I Dewa Gede Palguna, di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, pada Kamis (28/3/2024).

Baca juga: Sosok 8 Hakim Konstitusi yang Akan Tangani Sengketa Hasil Pilpres 2024, Minus Anwar Usman

Ada dua pelanggaran etik yang  diperbuat ipar Presiden Joko Widodo ini.

Pertama, MKMK menilai konferensi pers yang dilakukan Anwar Usman seusai dicopot dari jabatannya sebagai Ketua MK menunjukkan sikap hakim konstitusi itu tidak menerima putusan etik yang dijatuhkan terhadapnya.

Kedua, MKMK menyoroti gugatan Anwar Usman kepada Ketua MK penggantinya, Suhartoyo di Pengadilan Tata Usaha Negara.

Gugatan Anwar Usman ke PTUN tersebut juga menunjukkan bahwa ia tak mau menerima putusan MKMK sebelumnya.

Hal tersebut diungkap oleh Anggota MKMK Yuliandri dalam persidangan pada Kamis (28/3/2024).

“Soal gugatan Anwar Usman ke PTUN menunjukkan dia tidak menerima putusan etik.”

Baca juga: Sidang Gugatan Pilpres, Hotman Paris: Mereka Banyak Ngoceh, Jawab Cukup 1 Kalimat Saja

“Sikap tidak dapat menerima putusan (MKMK adhoc) patut diduga merupakan pelanggaran etik,” ungkap Yuliandri.

Bagi MKMK sanksi etik merupakan panduan moral, bukan untuk memberi efek jera seperti pemidanaan.

Untuk itu sikap Anwar Usman yang menyampaikan bantahan itu dinilai MKMK sebagai bentuk pelanggaran etik baru.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Akhirnya, Israel Izinkan Bantuan Kemanusiaan Masuk Gaza Lewat Kapal Kargo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *